Evaluasi Kesesuaian Roadmap Penelitian
PSPBJ 2026–2030 dengan Penelitian-penelitian tahun 2025
Evaluasi kesesuaian
ini lebih diarahkan pada penelitian-penelitian yang memperoleh pendanaan tahun
2025.
A. Basis Penilaian
Berdasarkan SK
Rektor Universitas Negeri Surabaya Nomor 562/UN38/HK/2025, terdapat lima
penelitian yang diketuai dari Prodi S1 Pendidikan Bahasa Jepang, yaitu:
|
No. |
Penelitian |
Tema utama |
|
1 |
Seni Menulis Email
Bisnis dalam Bahasa Jepang: Langkah Strategis Menuju Karier di Perusahaan
Jepang |
Komunikasi profesional |
|
2 |
Penyimpangan
Struktur Kalimat dalam Novel Utsukushisa to Kanashimi To Karya Kawabata
Yasunari: Kajian Stilistika |
Sintaksis & stilistika |
|
3 |
Tantangan Guru
Bahasa Jepang dalam Menerapkan Literasi Asesmen di Sekolah Menengah |
Pembelajaran & asesmen |
|
4 |
Analisis Morfem
Majemuk dalam Bahasa Jepang: Kasus pada Sufiks dalam Predikat Verba |
Morfologi Bahasa Jepang |
|
5 |
Struktur Teks
Bahasa Jepang: Tinjauan Tematik Sudut Pandang Pelepasan “Shouryaku Hyougen”
dan Pengulangan “Hanpuku Hyougen” |
Struktur teks & wacana |
Kelima penelitian
tersebut tercantum pada SK penelitian FBS tahun 2025.
B. Hasil Evaluasi
1.
Kesesuaian roadmap tergolong baik. Kelima penelitian telah dapat
dipetakan ke dalam empat cluster yang tersedia. Hal ini menunjukkan bahwa
struktur dasar roadmap sudah merepresentasikan bidang penelitian dosen,
terutama pada linguistik, struktur bahasa, wacana, pembelajaran/asesmen, dan
komunikasi profesional.
2.
Cluster Linguistik dan Struktur Bahasa merupakan fondasi terkuat. Dua
penelitian berfokus langsung pada struktur bahasa, yaitu kajian stilistika
terhadap struktur kalimat dan analisis morfem majemuk. Penelitian tentang
struktur teks juga memperluas arah ini ke tingkat wacana. Dengan demikian,
terdapat alur yang cukup jelas dari morfologi → sintaksis → struktur
teks/wacana.
3.
Cluster Pembelajaran dan Evaluasi memiliki dasar yang jelas, tetapi masih
terbatas.
Penelitian tentang literasi asesmen guru Bahasa Jepang mendukung cluster pembelajaran
dan evaluasi, khususnya pada aspek asesmen. Namun, berdasarkan lima penelitian
tersebut, belum terdapat bukti yang cukup untuk menyatakan bahwa digital
learning, adaptive/differentiated learning, atau digital assessment sudah
menjadi fokus utama penelitian prodi.
4.
Cluster Pragmatik, Wacana, dan Komunikasi memiliki potensi pengembangan.
Penelitian tentang struktur teks menjadi pijakan yang relevan untuk
pengembangan kajian wacana. Namun, istilah pragmatik, komunikasi nonverbal,
multimodal discourse, dan interkultural yang terdapat dalam roadmap belum
seluruhnya tercermin secara langsung dalam lima penelitian pada SK.
5.
Cluster Komunikasi Profesional memiliki satu pijakan yang sangat jelas.
Penelitian tentang email bisnis Bahasa Jepang secara langsung mendukung arah
komunikasi profesional dan kebutuhan dunia kerja. Karena itu, cluster ini layak
dipertahankan, tetapi pengembangannya perlu dilakukan secara bertahap dari
komunikasi bisnis menuju kompetensi komunikasi profesional yang lebih luas.
C. Kesimpulan
Secara keseluruhan,
roadmap penelitian PSPBJ 2026–2030 sudah sesuai dengan lima penelitian dosen
dalam SK, tetapi belum seluruh komponennya memiliki dukungan empiris yang sama
kuat.
Bagian yang paling
kuat dan berbasis bukti:
Linguistik/struktur
bahasa → struktur teks/wacana → pembelajaran & asesmen → komunikasi
profesional
D. Distribusi lima
penelitian terhadap research clusters
Pemetaan lima
penelitian dosen S1 Pendidikan Bahasa Jepang dalam SK terhadap empat cluster
pada roadmap 2026–2030.
|
Cluster |
Jumlah |
|
Pembelajaran & evaluasi |
1 |
|
Linguistik & pemerolehan |
2 |
|
Pragmatik, wacana & komunikasi |
1 |
|
Komunikasi profesional |
1 |
Bukti Evaluasi Kesesuaian Roadmap Penelitian PSPBJ 2026–2030 untuk Perbaikan Relevansi Penelitian
1. Dasar evaluasi
Lima penelitian S1
Pendidikan Bahasa Jepang dalam SK dipetakan terhadap empat Research Cluster
pada roadmap:
- Seni Menulis Email Bisnis dalam
Bahasa Jepang: Langkah Strategis Menuju Karier di Perusahaan Jepang
- Penyimpangan Struktur Kalimat
dalam Novel Utsukushisa to Kanashimi To Karya Kawabata Yasunari: Kajian
Stilistika
- Tantangan Guru Bahasa Jepang
dalam Menerapkan Literasi Asesmen di Sekolah Menengah
- Analisis Morfem Majemuk dalam
Bahasa Jepang: Kasus pada Sufiks dalam Predikat Verba
- Struktur Teks Bahasa Jepang:
Tinjauan Tematik Sudut Pandang Pelepasan “Shouryaku Hyougen” dan
Pengulangan “Hanpuku Hyougen”.
Kelima penelitian
tersebut tercantum dalam SK penelitian FBS yang menjadi sumber evaluasi.
2. Matriks bukti
kesesuaian
|
Penelitian dalam SK |
Fokus penelitian |
Cluster pada roadmap |
Kesesuaian |
|
Email bisnis
Bahasa Jepang |
Komunikasi
bisnis/profesional |
Cluster 4 –
Komunikasi Profesional Bahasa Jepang |
Sangat sesuai |
|
Penyimpangan
struktur kalimat |
Sintaksis &
stilistika |
Cluster 2 –
Linguistik dan Pemerolehan Bahasa + Cluster 3 |
Sangat sesuai |
|
Literasi asesmen
guru Bahasa Jepang |
Asesmen &
pembelajaran |
Cluster 1 – Pembelajaran
dan Evaluasi Bahasa Jepang |
Sangat sesuai |
|
Morfem majemuk
Bahasa Jepang |
Morfologi/struktur
bahasa |
Cluster 2 –
Linguistik dan Pemerolehan Bahasa |
Sangat sesuai |
|
Struktur teks
Bahasa Jepang |
Struktur
teks/wacana |
Cluster 3 –
Pragmatik, Wacana, dan Komunikasi |
Sangat sesuai |
3. Grafik pemetaan
Jadi, 5 dari 5
penelitian (100%) dapat dipetakan ke dalam cluster roadmap.
Namun, angka 100%
ini berarti keterpetaan, bukan berarti seluruh isi roadmap sudah terbukti
melalui penelitian tersebut.
4. Bagian roadmap
yang belum terbukti dari 5 penelitian
|
Komponen dalam
roadmap |
Bukti dari 5
penelitian |
Status |
|
Evaluasi/asesmen |
Literasi asesmen |
Didukung |
|
Sintaksis |
Struktur kalimat |
Didukung |
|
Morfologi |
Morfem majemuk |
Didukung |
|
Stilistika |
Kajian stilistika |
Didukung |
|
Analisis wacana/struktur teks |
Struktur teks |
Didukung |
|
Komunikasi bisnis |
Email bisnis |
Didukung |
|
Pemerolehan sintaksis |
Tidak ada penelitian langsung |
Arah pengembangan |
|
Corpus/learner corpus |
Tidak ada |
Arah pengembangan |
|
Adaptive/differentiated learning |
Tidak ada |
Arah pengembangan |
|
Digital assessment |
Tidak ada |
Arah pengembangan |
|
Multimodal discourse |
Tidak ada |
Arah pengembangan |
|
AI/digital innovation |
Tidak ada |
Arah pengembangan |
Roadmap tersebut belum
dapat dikatakan sepenuhnya merepresentasikan penelitian yang sudah dilakukan. Tetapi
Roadmap dapat merepresentasikan penelitian yang sudah ada sekaligus
memproyeksikan arah pengembangan penelitian 2026–2030.
5. Temuan
evaluasi yang paling penting
Hasil evaluasi
dirumuskan dalam tiga tingkat:
✓ Kesesuaian kuat yaitu adanya 5/5 penelitian terpetakan ke dalam empat
cluster.
→Tampak adanya kesenjangan yaitu beberapa agenda dalam roadmap belum
memiliki baseline pada lima penelitian SK, terutama: pemerolehan bahasa,
corpus, digital/AI, adaptive learning, dan multimodal discourse.
@ Kesenjangan yang
tampak pada road map akan ditempatkan sebagai pengembangan, bukan sebagai
capaian penelitian yang sudah ada. Hal ini karena roadmap memang berfungsi
menunjukkan arah masa depan.
6. Kesimpulan
evaluasi
Hasil evaluasi
menunjukkan bahwa lima penelitian S1 Pendidikan Bahasa Jepang yang tercantum
dalam SK Rektor Universitas Negeri Surabaya Nomor 562/UN38/HK/2025 telah
terpetakan ke dalam empat cluster pada Roadmap Penelitian Research Group PSPBJ
2026–2030.
Penelitian tersebut
mencakup pembelajaran dan asesmen, linguistik dan struktur Bahasa Jepang,
wacana, serta komunikasi profesional. Kesesuaian paling kuat terlihat pada
kajian linguistik dan struktur Bahasa Jepang yang mencakup morfologi,
sintaksis, stilistika, dan struktur teks, serta pada komunikasi profesional
melalui kajian email bisnis dan pembelajaran/asesmen melalui kajian literasi
asesmen guru.
Merujuk pada hasil
evaluasi tersebut, roadmap memiliki kesinambungan dengan basis penelitian yang
telah dilaksanakan. Namun, beberapa agenda dalam roadmap, seperti pemerolehan
bahasa, corpus, pembelajaran adaptif/diferensiatif, asesmen digital, dan
inovasi berbasis teknologi, belum tercermin secara langsung dalam lima
penelitian yang dianalisis. Komponen tersebut lebih tepat diposisikan sebagai
arah pengembangan penelitian pada periode 2026–2030.
Sebagai
catatan, hal yang perlu diperbaiki pada roadmap yaitu istilah “Flagship
Research: Pemerolehan, Penggunaan, dan Pembelajaran Bahasa Jepang…” belum
sepenuhnya didukung oleh lima penelitian tahun 2025. Merujuk hasil evaluasi
tersebut, maka sebaiknya diberi status sebagai arah unggulan yang akan
dikembangkan, karena belum tersentuh secara maksimal pada penelitian tahun 2025.
Hal ini perlu peninjauan ulang.