Unesa Siap Menjadi Test Site JLPT Juli 2026, Ribuan Peserta Uji Kompetensi Bahasa Jepang di Surabaya (Tautan Dokumen untuk Peserta JLPT Juli 2026 Test Site SURABAYA)
Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Surabaya kembali menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Japanese Language Proficiency Test atau JLPT Juli 2026 test site Surabaya. Berdasarkan dokumen pemberitahuan resmi, JLPT Juli 2026 akan dilaksanakan pada Minggu, 5 Juli 2026, bertempat di Kampus Unesa 2 Lidah Wetan, Surabaya. Pelaksanaan ujian ini menjadi agenda penting bagi pembelajar bahasa Jepang, mahasiswa, alumni, tenaga pendidik, serta masyarakat umum yang ingin mengukur kompetensi bahasa Jepang secara terstandar.
Pelaksanaan JLPT di lingkungan Universitas Negeri Surabaya terbagi ke dalam beberapa lokasi. Peserta level N1, N2, N4, dan N5 akan mengikuti ujian di Fakultas Bahasa dan Seni Unesa, yaitu di Gedung T1, T2, T3, T4, T8, dan T14. Sementara itu, peserta level N3 akan mengikuti ujian di Fakultas Psikologi Unesa, Gedung Q. Seluruh lokasi berada dalam kawasan Kampus Unesa 2 Lidah Wetan sehingga memudahkan peserta dalam mengakses area ujian.
Tahun 2026 ini, pelaksanaan JLPT Surabaya mencatat jumlah peserta yang sangat besar, yaitu 4.039 peserta. Rinciannya terdiri atas 80 peserta N1, 245 peserta N2, 1.125 peserta N3, 1.619 peserta N4, dan 970 peserta N5. Jumlah ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap penguasaan bahasa Jepang. Hal ini juga menegaskan posisi Surabaya sebagai salah satu pusat pembelajaran bahasa Jepang yang strategis di Indonesia.

Peserta wajib memperhatikan ketentuan ujian dengan cermat. Kartu ujian harus dicetak berwarna pada kertas A4 tanpa diperbesar atau diperkecil. Peserta juga wajib membawa identitas diri asli yang memuat foto, seperti KTP, SIM, KTM, kartu pelajar, atau paspor. Identitas dalam bentuk digital maupun fotokopi tidak dapat digunakan sebagai pengganti. Selain itu, peserta harus membawa pensil 2B atau HB dan penghapus sebagai alat tulis utama selama ujian.
Panitia juga menerapkan ketentuan check-in time mulai JLPT Juli 2026. Waktu ini digunakan untuk pemeriksaan kartu identitas, kartu ujian, meja ujian, alat tulis, serta perangkat elektronik peserta. Peserta diimbau hadir lebih awal sebelum waktu check-in dimulai agar proses pemeriksaan berjalan tertib. Peserta yang hadir setelah check-in selesai tidak diperkenankan memasuki ruang ujian.
Perangkat komunikasi seperti ponsel, smartwatch, tablet, laptop, dan alat elektronik lain yang memiliki fungsi kamera atau komunikasi tidak dianjurkan dibawa ke ruang ujian. Jika peserta tetap membawanya, perangkat tersebut harus dimatikan dan dititipkan kepada pengawas sejak awal hingga akhir pelaksanaan ujian. Bunyi alarm, getaran, notifikasi, atau penggunaan perangkat elektronik selama ujian maupun waktu istirahat dapat menyebabkan peserta didiskualifikasi.
Melalui pelaksanaan JLPT Juli 2026, Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Surabaya turut mendukung penguatan kompetensi bahasa asing, mobilitas akademik, kesiapan karier, dan kerja sama lintas budaya. Peran ini sejalan dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, karena JLPT menyediakan akses evaluasi kompetensi bahasa Jepang yang terukur, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan global. Kegiatan ini juga mendukung SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi pendidikan, kebahasaan, dan kebudayaan antara lembaga pendidikan tinggi, penyelenggara ujian, dan masyarakat pembelajar bahasa Jepang.
Terkait penjelasan tentang Peraturan dan Jadwal Ujian JLPT Juli 2026 secara umum dapat dibaca dan dipahami lebih lanjut pada tautan ini.
Untuk peserta JLPT Juli 2026 yang akan mengikuti ujian di test site SURABAYA, silakan unduh file berikut -->
Dokumen JLPT Peserta Testsite Surabaya Juli 2026
がんばってください。