Nihongo no Miryoku: Ajang Unjuk Kemampuan Bahasa Jepang Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang UNESA
Pada tanggal 15 Oktober 2025, Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang UNESA sukses menyelenggarakan rangkaian lomba akademik bertajuk “Nihongo no Miryoku” yang menghadirkan dua kompetisi utama, yaitu Cerdas Cermat Bahasa Jepang dan Hapyou Taikai (Lomba Presentasi Bahasa Jepang). Acara yang berlangsung di Gedung T1 Fakultas Bahasa dan Seni UNESA ini diikuti oleh mahasiswa dari dua angkatan, yaitu angkatan 2024 dan 2025, yang masing-masing mengirimkan perwakilan terbaik mereka untuk beradu kemampuan, kreativitas, dan pemahaman bahasa Jepang.

Dua dosen sekaligus praktisi bahasa Jepang, Dr. Urip Zaenal Fanani, M.Pd. dan Dr. Roni, M.Hum., M.A., hadir sebagai juri dan memberikan penilaian menyeluruh mulai dari penguasaan materi, ketepatan bahasa, hingga kepercayaan diri peserta selama berlomba. Dalam kompetisi Cerdas Cermat, para peserta saling beradu cepat dan tepat dalam menjawab soal tata bahasa, kanji, kosakata, hingga budaya Jepang. Sementara itu, pada Hapyou Taikai, para finalis menampilkan presentasi dengan tema beragam yang menunjukkan kemampuan berbicara, penyusunan ide, serta pemahaman budaya Jepang secara mendalam.

Acara “Nihongo no Miryoku” ini tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan akademik, tetapi juga menjadi wadah memperkuat kebersamaan antar angkatan dan membangun suasana kompetitif yang sehat. Melalui ajang ini, Prodi Pendidikan Bahasa Jepang UNESA berharap mahasiswa semakin mencintai bahasa Jepang serta terus mengembangkan kemampuan mereka untuk menghadapi berbagai tantangan akademik maupun profesional di masa depan.
Kegiatan “Nihongo no Miryoku” ini juga sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada Tujuan 4: Quality Education atau pendidikan berkualitas. Melalui lomba akademik seperti Cerdas Cermat dan Hapyou Taikai, mahasiswa diberikan ruang untuk meningkatkan literasi bahasa, kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, hingga kepercayaan diri. Selain itu, kegiatan ini menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan kolaboratif antar angkatan, mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara berkelanjutan. Dengan menghadirkan juri dari kalangan dosen ahli, prodi turut memastikan bahwa proses pembelajaran dan evaluasi berjalan secara profesional, adil, dan edukatif selaras dengan komitmen UNESA dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu dan berdaya saing global.