HMP Jepang UNESA Gelar Pengabdian Masyarakat di Panti Asuhan Yauma Lidah Kulon Surabaya
Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang (HMP Jepang) Universitas Negeri Surabaya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Panti Asuhan Yauma, Lidah Kulon, Surabaya, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa dalam berbagi pengalaman, pengetahuan, serta kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan. Mengusung suasana yang edukatif dan menyenangkan, kegiatan diisi dengan aktivitas membuat origami berbentuk katak yang bertujuan untuk melatih kreativitas, ketelitian, dan keterampilan motorik anak-anak. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa juga memperkenalkan salah satu budaya populer dari Jepang, yaitu seni melipat kertas atau origami, dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.

Selain kegiatan origami, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan khas perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Anak-anak diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai permainan secara bersama-sama sehingga tercipta suasana yang penuh keceriaan, kebersamaan, dan sportivitas. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar bekerja sama, berani berpartisipasi, serta menghargai satu sama lain. Interaksi antara mahasiswa dan anak-anak panti diharapkan dapat menciptakan pengalaman positif sekaligus mempererat rasa kepedulian dan solidaritas di lingkungan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan. Melalui aktivitas origami, anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang kreatif, inklusif, dan menyenangkan, sejalan dengan upaya menyediakan kesempatan pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas bagi semua. Sementara itu, kegiatan yang dilaksanakan bersama anak-anak panti asuhan menjadi bentuk upaya untuk menciptakan ruang interaksi dan kesempatan yang setara tanpa memandang latar belakang sosial, selaras dengan SDG 10 yang mendorong inklusi sosial bagi seluruh masyarakat. Melalui kegiatan sederhana tersebut, HMP Jepang UNESA berupaya menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian sosial, kreativitas, serta kebersamaan sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.